Untuk Yang Terkasih
Gitar tua ini selalu menemaniku di
kota yang redup akan kejujuran dan belas kasihan ini
Walaupun senar-senar nylon yang hampir putus ini kerapkali
melukai jari manisku yang peot
Kulantunkan nada hati untuk yang
terkasih
Yang selalu menantikan senyumanku
walaupun tak seindah senyumannya
Yang selalu merelakan tangannya
melepuh tersiram air panas setiap kali Ia menyiapkan segelas teh untukku
Yang selalu berdoa agar kekuatan
jiwa dan cinta dapat mengalahkan segalanya
Yang terkasih…
Gitar ini menjadi bisu ketika
derasnya hujan pengharapan tak mampu dibendung dengan indahnya cinta dan
kokohnya tiang halte bus di kota ini
Luka itu semakin terasa perih
manakala senyumanmu yang indah harus ternodai oleh asap knalpot atau senyummu
yang berubah tangis karena tak kuat menahan getirnya hidup ini
Walaupun getir itu anugrah
Walaupun pahit itu nikmat
Walaupun tangis itu cinta
Hanya kau yang terkasih…
Comments
Post a Comment